Topik Sungai Kehidupan
Akil balig adalah kondisi di mana seseorang sudah dianggap dewasa. Hal ini ditandai dengan adanya perubahan fisik/biologis. Selain tanda/ciri biologis, konsep akil baligh juga merupakan konsep kematangan jiwa. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), akil diartikan sebagai berakal; cerdik; dan pandai. Sedangkan kata balig diartikan sebagai cukup umur.
Dalam ajaran Islam, akil secara bahasa artinya berakal, memahami, atau mengetahui (Bahasa Arab ‘aqala yang berarti berakal, mengetahui atau memahami). Sedangkan balig dapat didefinisikan sebagai seseorang yang sudah mencapai usia tertentu dan dianggap sudah dewasa, atau sudah mengalami perubahan biologis yang menjadi tanda-tanda kedewasaannya (Bahasa Arab: balagha yang berarti sampai).
Apa dan bagaimana konsep akil balig? Setidaknya kita dapat mengacu pada pendapat 4 imam yakni Imam Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi, dan Imam Maliki. Keempat Imam ini adalah ahli hukum fiqh Islam yang paling banyak pengikutnya di dunia. Keempat Imam tersebut memiliki batasan usia akil balig. Imam Syafi’i dan Imam Hambali berpendapat bahwa usia akil balig adalah ketika seseorang sudah menginjak usia 15 tahun, baik untuk laki-laki maupun untuk perempuan. Sedangkan Imam Hambali membedakan batasan umur akil baligh bagi perempuan dan laki-laki. Berbeda dengan kedua Imam sebelumnya, Imam Hambali memberikan rentang waktu (waktu minimal dan maksimal) dalam konsep usia akil balig. Beliau berpendapat bahwa usia laki-laki mencapai akil balig minimal berusia 12 tahun dan maksimal berusia 18 tahun. Sedangkan untuk perempuan usia minimal adalah 9 tahun dan usia maksimal adalah 17 tahun. Sedangkan Imam Maliki memiliki batasan usia telah lewa usia 17 tahun (memasuki usia 18 tahun) baik bagi laki-laki maupun perempuan.
Hal penting yang harus diingat dan dijadikan catatan, pendapat keempat imam tersebut lahir ratusan tahun yang lalu. Tentu saja dalam sekian ratus tahun setelah dikeluarkannya pendapat tersebut terjadi banyak perubahan. Selain itu, setiap tubuh manusia memiliki kekhasan dan keunikan masing-masing yang disebabkan banyak faktor misalnya lingkungan tinggal, pola konsumsi dan sebagainya. Satu hal yang pasti, akil balig adalah titik kehidupan yang sangat penting.

Gambar siswa mempresentasikan tugas projek

Gambar guru menjelaskan materi projek